
Jakarta-Pertemuan penting terjadi di Jakarta. Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, bertemu dengan jajaran pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Senin, 6 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, MUI menyampaikan pandangan tegas terkait konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah. Dengan menyinggung peran Amerika Serikat dan Israel, para pimpinan MUI menegaskan bahwa pihak yang memulai konflik memiliki tanggung jawab untuk turut mengakhirinya.
MUI juga menyoroti dampak kemanusiaan yang ditimbulkan. Serangan terhadap negara berdaulat, warga sipil, serta infrastruktur publik dinilai sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan universal.
Selain itu, MUI mendorong masyarakat internasional untuk mengambil langkah nyata dan konsisten dalam menghentikan konflik, tanpa adanya standar ganda dalam penegakan prinsip keadilan global.
Pertemuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap situasi dunia, sekaligus seruan moral agar konflik segera diakhiri demi keselamatan warga sipil dan stabilitas kawasan.(Agung)

