

Depok-aan selaku orang tua korban pemerkosaan mengatakannya kepada wartawan wajahindonesia.my.id tersebut ,Sebelumya saya pernah menginfokan di Info Depok bahwa “saya” telah kehilangan anak perempuan umur 14 tahun pada hari Jumat tanggal 2 Januari 2026 yang pada saat itu terlihat keluar dari gang Sekolah Master Depok sebab kami memang numpang tinggal di mes Sekolah Master dan anak saya pun bersekolah disini.kata Aan pada hari Rabu (1/April/2026)
Lanjut Aan masih megatakanya Setelah hilang selama 5 hari anak saya kembali pulang tepatnya pada hari Rabu tanggal 7 Januari 2026 dan mengaku telah dibawa dan disekap dirumah kosong oleh seorang yang dikenal yang juga tinggal satu mes di Sekolah Master Depok menurut anak saya selaku korban tersebut itu
Selama disekap anak saya mengaku sudah dicabuli berulang kali seperti di remas payudaranya di meraba bagian kemaluannya dibawah ancam pelaku yang akan memperkosanya bila menolak
Adapun yang menanganin kasus anak saya Kanit Briptu Ryan Hendrawan sampai ini belum di tuntas kasus tersebut saya akan tuntut keadilan ke polres metro Depok agar bisa di tanganin kasus pemerkosaan anak saya ini di sisi lain itu juga aan selaku orang tua dari korbang menambah kannya lagi Polres DEPOK APA KABAR MU ??!
SAYA MENCARI KEADILAN ATAS KASUS PENCABULAN DAN PENYEKAPAN ANAK DI BAWAH UMUR
LAPORAN POLISI TELAH DI BUAT SEJAK TANGAL 14 JANUARI 2026 BERIKUT HASIL VISUM DAN PSIKOLOG
SAMPAI SEKARANG TERLAPOR CABUL BELUM DI TANGKAP
POLRES DEPOK ADA APA INI ???
BILA ANAK SAYA TIDAK SEGERA MENDAPATKAN KEADILAN MAKA SAYA AKAN TURUN KE JALAN DENGAN MEMBAWA SPANDUK DENGAN NAMA BESAR “POLRES DEPOK”
Ada 10 titik CCTV pada saat anak saya di bawa oleh pelaku naik angkot 05 menuju rumah kosong tempat penyekapan dan pencabulan (TKP)
Diantaranya:
CCTV OLX Mobil
CCTV METRO STARTER
CCTV ITC DEPOK
CCTV RIA BUSANA
CCTV WALIKOTA DEPOK
CCTV HALTE WALIKOTA DEPOK
CCTV BNI
CCTV TUKO MAKANAN KUCING
CCTV PUTAR BALIK BNI
CCTV RUKO SAMPING MIE GACOAN
Anak saya disekap 5 hari
Payudara anak saya diremas dua jari pelaku di masukan ke kemaluan anak perempuan saya
Sebagai orang tua saya tidak bisa terima kekejian ini dan saya tidak akan pernah berhenti mencari keadilan Kalian polisi yang menangani kasus anak saya jangan hanya makan gaji buta
Ingat !!!Tidak satu pun yang bisa menghentikan saya (Red)

