
Jakarta -Prabowo Tegas! ‘Kalau Mau Ganti Saya, Tunggu 2029!’—Soal Teror Air Keras: Negara Tak Akan Lindungi Pelaku tuturnya Prabowo pada hari Minggu (22/3/2026)
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum di Indonesia, sekaligus merespons berbagai isu sensitif yang tengah menjadi perhatian publik.
Dalam acara “Presiden Prabowo Menjawab” yang digelar di Hambalang, Bogor, ia menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang mengkritik pemerintahannya.
“Kalau Mau Ganti, Tunggu Pemilu 2029”
Menanggapi dinamika politik dan kritik yang berkembang, Prabowo Subianto menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan harus dilakukan melalui mekanisme demokrasi.
“Kalau mau ganti saya, tunggu pemilu 2029,” tegasnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa proses pergantian kekuasaan harus tetap berada dalam koridor konstitusi.
Respons Tegas Soal Teror Air Keras
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo Subianto juga menanggapi kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus dari KontraS.
Ia membantah keras adanya keterlibatan pemerintah dalam aksi teror tersebut.
“Tidak ada niat dari pemerintah apalagi dari yang saya pimpin lakukan seperti itu,” ujarnya.
Prabowo juga menekankan bahwa negara tidak akan melindungi pelaku kekerasan.
Tekankan Kepercayaan Publik
Presiden meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menyesatkan.
Ia menegaskan bahwa rakyat Indonesia cukup cerdas untuk menilai situasi yang terjadi.(Red)

