Polda Riau merespons tudingan soal pembangunan jembatan menggunakan dana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad menegaskan bahwa proyek tersebut sepenuhnya merupakan hasil gotong royong berbagai pihak, mulai dari masyarakat, terutama lembaga sosial dan dukungan dari CSR.

“Kami tegaskan, bahwa tidak ada satu rupiah pun dana yang berasal dari Badan Amil Zakat Nasionalyang digunakan untuk pembangunan jembatan,” kata Kombes Zahwani, Selasa (17/3).

Sebaliknya, pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong dari Yayasan 10-11 yang berbasis di Jakarta bersama organisasi CISAR, serta dukungan dari sejumlah perusahaan yang turut berkontribusi dalam proses pembangunan.

Kombes Pandra menekankan bahwa penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait sumber pendanaan proyek tersebut.

“Sekali lagi kami menyatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan inisiatif sosial yang didukung oleh berbagai pihak secara sukarela. Agar masyarakat dapat memanfaatkan jembatan ini,” ujarnya.(Agung/son)

  • Related Posts

    Tergiur keuntungan anggota DPRD Pandeglang diduga jadi korban penipuan

    PANDEGLANG — Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Golkar, Miftahul Farid Sukur, melaporkan dugaan penipuan oleh seorang pengusaha berinisial AF ke Polres Pandeglang. Ia mengaku mengalami kerugian ratusan juta rupiah.…

    Ratusab WNA diduga pelaku love scamming diamankan di Baloi view apartment Batam

    Batam-Tim Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menggelar operasi besar di kawasan Baloi View Apartment di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (6/5/2026) dini hari. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *