Blak-blakan ternyata selama punya duit bisa jadi polisi “mantan Wakapolri sebut praktik tersebut akan dihapus”

Jakarta-Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian, Jenderal (Purn) Ahmad Dofiri, mengakui adanya “kuota khusus” dalam rekrutmen Polri dengan cara membayar.

Dofiri yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Polri (Wakapolri) itu menegaskan, praktik tersebut akan dihapus.

“Iya, makanya kalau terkait dengan itu, rekomendasinya di bidang aspek manajerial tadi. Nah kalau tadi rekrutmen gitu kan ya, sekarang ada misalnya kuota khusus itu dihapus,” ujar Dofiri saat ditemui di Istana, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, ke depan proses rekrutmen Polri akan diperbaiki dengan melibatkan pihak eksternal.

“Kemudian sekarang harus menggunakan multi-aktor, panitianya itu bukan hanya dari internal Polri, tapi juga dari luar Polri. Nah, rigid nanti seperti itu,” imbuhnya.(Agung)

  • Related Posts

    Prabowo Pamer 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun, Sentil Ramalan Indonesia Bakal Kolaps

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia saat meresmikan proyek hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Maluku Utara, Kamis (08/10/2026). Prabowo menyinggung pihak-pihak…

    Gagak Hitam Kota Batam Ucapkan Selamat HUT TNI ke-81

    BATAM – Hari ini TNI genap berusia 81 tahun. Dengan bertambahnya usia TNI, maka semakin kokoh dalam membela kepentingan bangsa dan negara yang kita cintai, Republik Indonesia. TNI terlahir dari…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *