Jin jembatan 1 pensiun?ustadz Candra curiga lokasi favorit loncat mulai bergeser
Batam-Fenomena mistis sekaligus tragis kembali menyelimuti ikon kebanggaan Batam, Jembatan Barelang. Setelah dua kali menjalani prosesi ruqyah pada 2024 dan 2025 oleh Ustaz Candra Pusponegoro, Jembatan I (Tengku Fisabilillah) yang selama ini menyandang predikat “lokasi favorit” aksi terjun bebas mendadak sepi dari laporan kejadian. Muncul spekulasi nyeleneh di tengah masyarakat bahwa “penghuni” atau energi negatif di jembatan tersebut telah “pindah lapak”, menyusul rentetan kasus serupa yang kini justru marak terjadi di jembatan-jembatan penghubung setelahnya.
Kecurigaan ini diperkuat dengan fakta lapangan sepanjang awal tahun 2026, di mana Jembatan III dan Jembatan V mendadak menjadi titik maut baru. Dalam waktu berdekatan, Setia Budi (24) melompat dari Jembatan III pada Februari lalu, disusul oleh tragedi Nusyirwan (35) yang baru saja ditemukan meninggal dunia setelah terjun dari Jembatan V pada Senin (23/3/2026). Ustaz Candra melihat adanya pola pergeseran yang tidak wajar ini, seolah para pelaku aksi nekat tersebut mencari celah di area yang belum tersentuh doa “pembersihan” spiritual.
Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan di luar Jembatan I, Ustaz Candra berencana memperluas jangkauan ruqyah hingga ke seluruh rangkaian Jembatan Barelang, mulai dari Jembatan II hingga Jembatan VI. Baginya, rangkaian jembatan Batam-Rempang-Galang adalah satu kesatuan jalur yang harus “dibersihkan” secara menyeluruh agar tidak ada lagi titik yang dianggap sebagai tempat aman untuk mengakhiri hidup. Sambil menunggu langkah spiritual tersebut, masyarakat berharap pengawasan fisik di Jembatan III dan V segera diperketat layaknya penjagaan di Jembatan I.(Agung)

