
Batam-Praktik percaloan tiket kapal yang merugikan calon penumpang berhasil dibongkar aparat kepolisian di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Kota Batam. Dalam pengungkapan, tiga orang pelaku diamankan oleh Satgas Penegakan Hukum Operasi Ketupat Seligi Polresta Barelang. Dua di antaranya diketahui merupakan oknum pegawai ASDP.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari penyelidikan tim Satgas Ops Ketupat Seligi di kawasan Pelabuhan ASDP Telaga Punggur pada Sabtu (15/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi menemukan adanya praktik m perjalanan mudik.
“Dalam penyelidikan tersebut benar telah terjadi tindak pidana penipuan penjualan tiket melalui calo. Korban yang berhasil didata ada dua orang dengan total kerugian mencapai Rp900 ribu,” ujar Nona Pricillia.
Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial MY, AM, dan RY. Dalam menjalankan aksinya, RY bertugas mencari calon penumpang atau korban di area pelabuhan. Sementara dua tersangka lainnya merupakan oknum karyawan yang memiliki akses di lingkungan ASDP.
Dua korban yang menjadi sasaran penipuan yakni TR, seorang pekerja swasta, dan SW, ibu rumah tangga. Keduanya berencana melakukan perjalanan dari Batam menuju Kuala Tungkal, Jambi, menggunakan kapal dari Pelabuhan Punggur.
“Mereka memanfaatkan momen masyaralat yang hendak mudik, dengan menawarkan tiket yang jika diliat di online sudah penuh,” jelas Nona.(Nur)

