
Jakarta -Penahanan terhadap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuai respons dari sejumlah tokoh, termasuk intelektual Ulil Abshar Abdalla.
Melalui akun media sosialnya, Ulil menyampaikan pembelaan sekaligus keprihatinan atas proses hukum yang menjerat Yaqut.
Ia mempertanyakan perlakuan terhadap tokoh yang selama ini dikenal sebagai bagian dari komunitas Nahdlatul Ulama (NU).
Dalam unggahannya, Ulil menulis kalimat bernada kritik, “Kok tega memperlakukan NU seperti ini,” yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.
Pernyataan tersebut memicu beragam tanggapan publik, mulai dari dukungan terhadap penegakan hukum oleh KPK hingga kritik terhadap narasi yang dianggap membawa-bawa organisasi keagamaan dalam kasus hukum individu.
Kasus ini pun kembali memantik diskusi publik mengenai batas antara solidaritas organisasi dan prinsip penegakan hukum yang independen, terutama ketika tokoh yang terlibat memiliki kedekatan dengan organisasi sosial-keagamaan besar di Indonesia.(Agung/Salim)

