22 kg heroin hingga sabu di musnahkan Polda Riau tegaskan perang tanpa ampun lawan narkoba

Pekanbaru -Polda Riau kembali menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika dengan memusnahkan barang bukti heroin 22,53Kf, 128 Ekstasi dan 3,90Kg Sabu, hasil pengungkapan kasus jaringan internasional.

Kegiatan pemusnahan tersebut dilaksanakan di halaman Mapolda Riau dan dipimpin oleh Irwasda Polda Riau, Kombes Pol. Prabowo Santoso, Diresnarkoba Kombes Putu Yudha Prawira serta disaksikan oleh perwakilan kejaksaan, pengadilan, dan instansi terkait lainnya. Pada hari kamis (16/April/2026)

Dalam keterangannya, Prabowo Santoso menegaskan bahwa pemusnahan ini bukan hanya bagian dari proses hukum, tetapi juga bentuk nyata perang terhadap narkoba yang terus digencarkan secara bersama-sama. Prabowo juga menyebutkan bahwa peredaran heroin, sebagai salah satu narkotika berbahaya, menjadi perhatian serius karena dampaknya yang sangat merusak generasi bangsa.

“Pemusnahan barang bukti ini menjadi bukti keseriusan kami dalam memerangi narkoba. Tidak ada ruang bagi jaringan pengedar, terlebih yang berskala internasional, untuk beroperasi di wilayah Riau,” tegasnya.

Direktur Reserse Narkoba, Kombes Putu Yudha Prawira menambahkan, barang bukti heroin, sabu dan ekstasi merupakan hasil pengungkapan beberapa waktu lalu terdiri dari tujuh perkara.

Pemusnahkan dengan metode khusus sesuai standar keamanan, guna memastikan zat berbahaya tersebut tidak dapat disalahgunakan kembali. Proses ini dilakukan secara transparan dan akuntabel sebagai bagian dari penegakan hukum yang profesional.

Lebih lanjut, Polda Riau mengajak masyarakat untuk turut serta dalam upaya pemberantasan narkoba dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Melalui kegiatan ini, Polda Riau berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta memperkuat kesadaran publik akan bahaya narkoba, sekaligus menegaskan bahwa perang melawan narkotika akan terus dilakukan tanpa kompromi.(Red)

  • Related Posts

    Wabup menangis bupati Langkat di OTT KPK

    Langkat-Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti tak kuasa menahan tangisnya saat ditanyai awak media soal diamankannya Bupati Langkat, Syah Afandin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).…

    Menhut akui terima amplop dari bupati Kuansing klaim sudah di kembalikan

    Jakarta -Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan kronologi pengembalian amplop dari Bupati Kuantan Singingi. Penjelasan disampaikan setelah namanya dikaitkan dengan perkara yang ditangani KPK. Raja Juli memastikan Kementerian Kehutanan mendukung…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *